Tamasya ke Kepulauan Seribu, Ini Harga Karcis Penyeberangan

Wisata pulau Seribu tentu jadi alternatif liburan bahari terdekat bagi warga Jakarta dan sekitarnya. Nah, sekarang penyeberangan ke sebagian destinasi liburan di Kepulauan Seribu dapat diakses dengan biaya mulai dari Rp 25.000 per orang dari Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta. Pelayaran menuju Kepulauan Seribu dari Pelabuhan Sunda Kelapa ini akan dilayani oleh KMP Kundur.

Pelayaran ini merupakan pengoperasian perdana lintasan baru menuju Kepulauan Seribu, terutama Pulau Untung Jawa, Pulau Kelapa, dan Pulau Pramuka, yang disahkan. KMP Kundur akan melayani destinasi ke tiga pulau Kepulauan Seribu tiap harinya. Layanan diawali pagi hari dari Sunda Kelapa menuju pulau Untung Jawa, Kelapa dan Pramuka, lalu kembali lagi ke Sunda Kelapa pada petang hari.

Untuk biaya pada lintasan Pelabuhan Sunda Kelapa-Untung Jawa, harga untuk penumpang dewasa Rp 38.000 dan si kecil-si kecil Rp 25.000. Sementara, menuju Pulau Untung Jawa-Pramuka biaya penumpang dewasa adalah Rp 40.000 dan si kecil-si kecil Rp 26.000. Berikutnya, biaya dari Pelabuhan Sunda Kelapa-Pulau Kelapa untuk dewasa Rp 46.000 per orang dan si kecil-si kecil Rp 33.000.

Rute Pulau Untung Jawa-Pulau Kelapa untuk penumpang dewasa Rp 42.000 si kecil-si kecil Rp 27.000. Lalu, biaya dari Pulau Pramuka-Pulau Kelapa untuk penumpang dewasa Rp 36.000 si kecil-si kecil Rp 24.000. Biaya dari Sunda Kelapa-Pulau Pramuka dewasa Rp 44.000 dan si kecil-si kecil Rp 28.000.

“Realisasi layanan ini cocok dengan penugasan dari Kementerian Perhubungan. Kami mau ketidakhadiran di sini bisa memberikan pilihan transportasi bagi masyarakat luas, terutama warga Kepulauan Seribu,” kata Direktur Utama Ferry (Persero), Faik Fahmi di jeda-jeda pengesahan pengoperasian lintasan baru Kepulauan Seribu, seperti dikutip dari siaran pers.

Melainkan pada tahap berikutnya, layanan kapal feri menuju sejumlah destinasi Kepulauan Seribu akan dilayani dari Pelabuhan Rakyat Muara Angke. “Akan kami kaji lebih lanjut layanan dari Muara Angke untuk ke depannya. Aspek keselamatan akan menjadi hal utama dan merujuk dengan standar yang dimiliki ASDP dikala ini. Kecuali itu, kami juga perlu mengenal, situasi dermaga, terminal penumpang, dan situasi di pelabuhan setempat, ” katanya.